Pra Musrenbang Kemantren, MPP Mergangsan: Optimalkan Anggaran Tanpa Mengganggu Program Prioritas Pembangunan

MERGANGSAN – “Kompak, Bergerak, Luar Biasa”. Dengan mengusung tema "Penguatan Potensi Daerah Sebagai Fondasi Transformasi Pembangunan Untuk Kesejahteraan Masyarakat Kota Yogyakarta" Kemantren Mergangsan Menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Ruang Mufakat, Kemantren Mergangsan, Rabu (05/02/2025). Pra musrenbang merupakan salah satu tahapan sebelum dilaksanakannya Musrenbang. Usulan dan rencana kegiatan tingkat Kelurahan dan dan Kemantren dicermati dan dikaji untuk disesuaikan dengan prioritas maupun pagu anggaran. Turut hadir dalam Pra Musrenbang Ketua LPMK, Ketua Forum dan Lembaga se Kemantren Mergangsan, Mantri Pamong Praja dan jajarannya, Lurah se Kemantren Mergangsan, Perwakilan dari Bappeda Kota Yogyakarta serta perwakilan dari komisi A DPRD Kota Yogyakarta.
Mantri Pamong Praja (MPP) Mergangsan, Pargiyat, S.I.P diawal sambutannya menjelaskan bahwa Pra Musrenbang merupakan momen pencermatan atas berbagai usulan dan masukan dari masyarakat yang telah dikompilasi dalam dokumen perencanaan awal. MPP Mergangsan menambahkan Kemantren juga akan melakukan entri ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) serta sinkronisasi terhadap usulan-usulan tersebut sebelum dibahas lebih lanjut dalam Musrenbang. MPP Mergangsan berharap supaya anggaran yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengganggu program pembangunan yang telah direncanakan.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Yogyakarta dari Komisi A, R. Candra Akbar Ishmata, S.H., mengatakan bahwa kegiatan Pra Musrenbang ini adalah serapan dari aspirasi masyarakat. Ia juga menegaskan Prioritas utama adalah memastikan anggaran digunakan untuk program yang sifatnya mendesak dan strategis demi meningkatkan kualitas pembangunan di Kota Yogyakarta.
Sebagai Penutup Perwakilan dari Bappeda Eny Kustini, menyampaikan bahwa Kemantren diharapkan melakukan pencermatan terhadap hasil musrenbang kemantren dan kelurahan, usulan disesuaikan dengan konsep pembangunan dan urutan prioritas serta lokasi yang disepakati dalam satu wilayah Kemantren, serta sudah sejalan dengan rencana pembangunan Kemantren.